Langsung ke konten utama
๐Ÿฅ
๐Ÿฅ
Kesehatan5 min baca

Niat Puasa Arafah dan Tarwiyah Dzulhijjah 1447 H Lengkap dengan Keutamaannya

Puasa Tarwiyah dan Arafah jatuh pada 25-26 Mei 2026 menjelang Idul Adha 1447 H. Berikut niat puasa Arafah dan Tarwiyah lengkap dengan keutamaan dan tata caranya.

Nurul Hikmah Karimยท

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang ditetapkan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 berdasarkan SKB 3 Menteri, umat muslim dianjurkan menjalankan dua puasa sunnah istimewa, yaitu puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Kedua puasa ini menjadi pelengkap ibadah di awal bulan Dzulhijjah dan umumnya dijalankan oleh kaum muslimin yang tidak sedang berhaji.

Niat Puasa Arafah dan Tarwiyah Dzulhijjah 1447 H Lengkap dengan Keutamaannya

Banyak Sobat Berbagi yang masih bingung membedakan kapan tepatnya puasa Tarwiyah dan Arafah dilaksanakan, apalagi bagaimana bacaan niatnya. Saya sendiri biasanya menyiapkan catatan kecil di lemari es agar seluruh anggota keluarga bisa membaca niatnya bersama menjelang sahur.

Berikut panduan lengkap niat puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 H yang bisa Sobat Berbagi pelajari dan praktikkan bersama keluarga di rumah.

1. Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah Tahun 2026

Berdasarkan kalender Hijriah yang diterbitkan Kementerian Agama RI, puasa Tarwiyah jatuh pada tanggal 8 Dzulhijjah 1447 H yang bertepatan dengan hari Senin, 25 Mei 2026. Sementara puasa Arafah dilaksanakan sehari setelahnya, yaitu pada 9 Dzulhijjah 1447 H atau Selasa, 26 Mei 2026.

Kedua puasa ini berlangsung sehari penuh dari terbit fajar hingga terbenam matahari, sama seperti puasa Ramadhan. Setelah dua hari puasa sunnah ini, umat muslim akan merayakan Idul Adha pada Rabu, 27 Mei 2026 dengan menjalankan sholat Id dan momen kurban.

2. Niat Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah

Bacaan niat puasa Tarwiyah yang umumnya diamalkan kaum muslimin Indonesia adalah sebagai berikut.

Arab: ู†ูŽูˆูŽูŠู’ุชู ุตูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ุชูŽู‘ุฑู’ูˆููŠูŽุฉู ุณูู†ูŽู‘ุฉู‹ ู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Latin: Nawaitu shauma tarwiyah sunnatan lillahi ta'ala

Artinya: "Saya berniat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta'ala."

Niat ini bisa dibaca pada malam hari sebelum tidur atau saat sahur. Sebagian ulama memperbolehkan niat puasa sunnah dilafalkan setelah terbit fajar selama belum makan atau minum, namun yang lebih utama tetap dibaca sebelum waktu Subuh tiba.

3. Niat Puasa Arafah 9 Dzulhijjah

Setelah menjalankan puasa Tarwiyah, dilanjutkan dengan puasa Arafah pada hari berikutnya. Berikut lafal niatnya.

Arab: ู†ูŽูˆูŽูŠู’ุชู ุตูŽูˆู’ู…ูŽ ุนูŽุฑูŽููŽุฉูŽ ุณูู†ูŽู‘ุฉู‹ ู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Latin: Nawaitu shauma arafah sunnatan lillahi ta'ala

Artinya: "Saya berniat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta'ala."

Sama seperti puasa Tarwiyah, niat puasa Arafah dianjurkan dibaca sejak malam atau saat sahur. Bagi Sobat Berbagi yang lupa membaca niat di malam hari, masih bisa berniat pagi harinya selama belum makan atau minum sejak fajar.

4. Keutamaan Puasa Arafah Menurut Tradisi Umum

Dalam tradisi keislaman, puasa Arafah dikenal memiliki keutamaan yang sangat besar. Para ulama umumnya menjelaskan bahwa puasa Arafah dapat menjadi sebab pengampunan dosa kecil setahun sebelumnya dan setahun setelahnya. Karena itulah puasa ini sangat dianjurkan terutama bagi yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.

Bagi jamaah haji yang sedang berwukuf di Arafah, puasa ini tidak dianjurkan karena mereka membutuhkan tenaga untuk memaksimalkan ibadah utama haji. Namun, bagi umat muslim di Indonesia dan seluruh dunia yang sedang tidak berhaji, momen wukuf di Arafah ini menjadi waktu istimewa untuk menyertakan diri secara spiritual lewat puasa sunnah.

Sementara puasa Tarwiyah juga umumnya dipandang sebagai pelengkap dan amalan baik di sepuluh hari pertama Dzulhijjah yang termasuk hari-hari mulia dalam Islam.

5. Tata Cara Berpuasa Sunnah Dzulhijjah

Tata cara puasa Tarwiyah dan Arafah secara umum sama dengan puasa sunnah lainnya, hanya berbeda pada niat dan waktunya. Berikut langkah-langkah yang umumnya dilakukan.

Pertama, niatkan puasa di malam hari atau sebelum terbit fajar. Kedua, dianjurkan untuk makan sahur meski hanya seteguk air agar mendapatkan keberkahan sunnah sahur. Ketiga, tahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam. Keempat, segerakan berbuka begitu adzan Maghrib berkumandang dengan kurma atau air putih.

Selama berpuasa, perbanyak juga ibadah sunnah lain seperti membaca Al-Qur'an, dzikir, sedekah, dan menjaga lisan dari ghibah serta perkataan sia-sia.

6. Tips Menjalankan Puasa Sunnah Bersama Keluarga

Dalam keluarga saya, puasa sunnah Dzulhijjah selalu jadi momen kebersamaan yang seru. Berikut beberapa tips agar Sobat Berbagi bisa menjalankan ibadah ini lebih khidmat bersama keluarga.

Ajak anak-anak yang sudah cukup umur untuk ikut berpuasa, meski awalnya hanya setengah hari. Siapkan menu sahur yang bergizi seperti nasi dengan lauk berprotein, sayur, dan kurma agar energi terjaga sepanjang hari. Untuk berbuka, sediakan kurma, air putih hangat, dan menu ringan dulu sebelum makan besar agar perut tidak kaget.

Jangan lupa untuk bersilaturahmi dengan tetangga atau keluarga besar dengan saling kirim takjil. Suasana hangat seperti ini akan menumbuhkan kecintaan anak-anak pada amalan sunnah dan tradisi keislaman.

FAQ Puasa Arafah dan Tarwiyah

Apakah puasa Tarwiyah dan Arafah wajib dijalankan dua-duanya?

Tidak wajib. Keduanya adalah puasa sunnah, jadi Sobat Berbagi tetap mendapat pahala jika hanya menjalankan salah satunya. Namun, alangkah baiknya dikerjakan keduanya karena masuk dalam sepuluh hari pertama Dzulhijjah yang mulia.

Bolehkah niat puasa Arafah digabung dengan qadha puasa Ramadhan?

Sebagian ulama memperbolehkan menggabungkan niat puasa sunnah dengan qadha, namun pendapat ini berbeda-beda. Saya pribadi memilih melaksanakan keduanya secara terpisah agar lebih aman dan utama.

Apakah perempuan haid boleh mengganti puasa Arafah di hari lain?

Karena puasa Arafah terikat pada tanggal 9 Dzulhijjah, jika perempuan berhalangan haid pada hari itu, puasanya tidak bisa diqadha. Namun tetap dianjurkan memperbanyak amalan lain seperti dzikir dan sedekah.

Apakah boleh berpuasa Arafah saja tanpa Tarwiyah?

Boleh dan tetap mendapatkan pahala sunnahnya. Puasa Arafah dianggap memiliki keutamaan tersendiri yang istimewa, sehingga boleh dikerjakan tanpa harus didahului puasa Tarwiyah.

Iklan
Bagikan:
NHK
Ditulis olehNurul Hikmah Karim

Sarjana Kimia, pendekatan sains untuk nutrisi, parenting, dan skincare

Terbit 25 Mei 2026 ยท Sesuai pedoman editorial

Artikel Terkait