Doa Awal dan Akhir Tahun Hijriah 1448 H Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H pertengahan Juni 2026, umat muslim dianjurkan membaca doa akhir dan awal tahun. Berikut doa lengkap Arab, latin, dan artinya.
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni 2026 bisa dimulai dari rumah. Berikut 10 aksi sederhana yang bisa Sobat Berbagi lakukan untuk bumi yang lebih sehat dan lestari.
Setiap kali tanggal 5 Juni tiba, saya selalu teringat bahwa menjaga bumi sebenarnya tidak harus dimulai dari aksi besar. Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2026 justru bisa kita peringati dari hal-hal kecil di rumah, yang kalau dilakukan konsisten dampaknya terasa nyata. Saya sendiri mulai dari kebiasaan membawa botol minum sendiri, dan ternyata sampah plastik di rumah saya berkurang cukup banyak.
Kabar baiknya, semua orang bisa ikut berkontribusi tanpa perlu modal besar. Berikut sepuluh aksi sederhana memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang bisa Sobat Berbagi mulai dari rumah hari ini juga.
Plastik sekali pakai seperti sedotan, kantong kresek, dan kemasan styrofoam menjadi salah satu penyumbang sampah terbesar yang sulit terurai. Mulailah dari kebiasaan kecil seperti menolak sedotan plastik saat membeli minuman atau memilih produk dengan kemasan minimal.
Saat berbelanja, Sobat Berbagi bisa membawa wadah sendiri untuk membeli lauk atau jajanan basah. Langkah kecil ini, jika dilakukan banyak orang, mampu memangkas tumpukan sampah plastik secara signifikan. Informasi seputar kebijakan pengelolaan sampah bisa Sobat Berbagi pantau di situs Kementerian Lingkungan Hidup.
Membawa tas belanja kain dan botol minum isi ulang adalah cara paling mudah untuk mengurangi sampah harian. Tas belanja kain bisa dipakai berkali-kali dan lebih kuat menampung barang dibanding kantong plastik tipis.
Botol minum sendiri juga membantu kamu menghemat pengeluaran karena tidak perlu sering membeli air kemasan. Letakkan tas belanja lipat di dalam tas atau mobil agar selalu siap dipakai kapan saja. Kebiasaan ini terdengar sepele, tapi sangat efektif menekan jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan.
Menghemat listrik bukan hanya soal menekan tagihan, tetapi juga mengurangi emisi karbon dari pembangkit energi. Biasakan mematikan lampu, kipas, dan televisi saat ruangan tidak digunakan, serta mencabut charger yang sudah selesai dipakai.
Peralatan elektronik dalam kondisi standby tetap menyedot daya meski terlihat mati. Dengan mencabut colokan sepenuhnya, Sobat Berbagi bisa menghemat energi sekaligus memperpanjang umur perangkat. Manfaatkan juga cahaya alami pada siang hari agar lampu tidak perlu dinyalakan.
Memilah sampah sejak dari rumah sangat memudahkan proses daur ulang. Sediakan dua tempat sampah terpisah, satu untuk sampah organik seperti sisa makanan dan satu untuk anorganik seperti plastik, kertas, serta kaca.
Sampah anorganik yang sudah dipilah bisa dijual ke bank sampah atau diserahkan ke pengepul. Sementara sampah organik bisa diolah lebih lanjut menjadi pupuk. Kebiasaan memilah ini membuat rumah lebih tertata dan mengurangi beban tempat pembuangan akhir.
Sisa sayur, kulit buah, dan ampas kopi sebenarnya bisa diubah menjadi kompos yang menyuburkan tanaman. Komposting tidak memerlukan alat mahal, cukup wadah tertutup dan sedikit kesabaran untuk menunggu proses penguraian.
Saya mencoba komposting sederhana di pot bekas, dan hasilnya cukup untuk menyuburkan tanaman cabai di teras. Selain mengurangi sampah dapur, kompos buatan sendiri jauh lebih hemat dibanding membeli pupuk kimia. Aktivitas ini juga seru dilakukan bersama anak sebagai sarana belajar.
Menanam pohon atau tanaman hijau di pekarangan membantu menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen yang lebih segar. Jika lahan terbatas, Sobat Berbagi tetap bisa berkebun menggunakan pot atau metode vertikal di dinding.
Tanaman seperti lidah mertua, sirih gading, atau tanaman herbal mudah dirawat dan cocok untuk pemula. Selain mempercantik rumah, kehadiran tanaman membuat udara lebih sejuk dan suasana lebih menenangkan. Momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia bisa jadi waktu tepat untuk menanam bibit pertama.
Air bersih adalah sumber daya berharga yang sering terbuang sia-sia. Biasakan mematikan keran saat menggosok gigi atau menyabuni tangan, serta perbaiki keran yang bocor agar tidak ada tetesan terbuang percuma.
Air bekas cucian beras atau sayur bisa dimanfaatkan kembali untuk menyiram tanaman. Mandi dengan durasi secukupnya dan menampung air hujan untuk keperluan non-konsumsi juga termasuk cara bijak menghemat air. Kebiasaan ini melatih kita menghargai setiap tetes air yang digunakan.
Pola konsumsi yang berlebihan ikut mempercepat penumpukan sampah. Sebelum membeli, ada baiknya Sobat Berbagi bertanya apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau hanya keinginan sesaat.
Pilihlah produk yang tahan lama, bisa diisi ulang, atau berasal dari bahan yang mudah terurai. Mendukung produk lokal yang ramah lingkungan juga membantu mengurangi jejak karbon dari proses distribusi. Dengan konsumsi yang lebih bijak, kita turut menjaga keseimbangan alam.
Emisi kendaraan pribadi menjadi salah satu penyumbang polusi udara di kota besar. Beralih ke transportasi umum, berjalan kaki, atau bersepeda untuk jarak dekat bisa mengurangi emisi sekaligus menyehatkan tubuh.
Jika perjalanan mengharuskan menggunakan mobil, pertimbangkan untuk berbagi tumpangan bersama rekan yang searah. Selain hemat bahan bakar, kebiasaan ini juga membantu mengurangi kemacetan. Sesekali memilih sepeda untuk berangkat kerja bisa jadi langkah kecil yang berdampak besar bagi lingkungan.
Menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sebaiknya dimulai sejak dini. Ajak anak-anak terlibat dalam aksi sederhana seperti memilah sampah, menyiram tanaman, atau mematikan lampu yang tidak terpakai.
Berikan penjelasan dengan bahasa yang mudah dipahami agar mereka mengerti alasan di balik setiap kebiasaan baik tersebut. Anak yang terbiasa menjaga lingkungan sejak kecil akan tumbuh menjadi generasi yang lebih bertanggung jawab terhadap bumi. Hari Lingkungan Hidup Sedunia adalah momen sempurna untuk memulai pelajaran berharga ini.
Kapan Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati pada 2026? Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environment Day diperingati setiap tanggal 5 Juni, sehingga pada tahun 2026 jatuh pada 5 Juni 2026.
Apa aksi paling mudah untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia di rumah? Aksi paling mudah adalah mengurangi plastik sekali pakai dengan membawa tas belanja dan botol minum sendiri, serta mematikan alat elektronik yang tidak sedang digunakan.
Apakah aksi kecil di rumah benar-benar berdampak bagi lingkungan? Ya, aksi kecil yang dilakukan konsisten dan oleh banyak orang akan terakumulasi menjadi dampak besar, terutama dalam mengurangi sampah dan menghemat energi.
Bagaimana cara mengajak anak peduli lingkungan? Libatkan anak dalam kegiatan sederhana seperti memilah sampah dan menyiram tanaman, lalu jelaskan alasannya dengan bahasa ringan agar kebiasaan baik itu tertanam sejak dini.
Sarjana Kimia, pendekatan sains untuk nutrisi, parenting, dan skincare
Terbit 26 Mei 2026 ยท Sesuai pedoman editorial
Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H pertengahan Juni 2026, umat muslim dianjurkan membaca doa akhir dan awal tahun. Berikut doa lengkap Arab, latin, dan artinya.
SPMB 2026 punya 4 jalur penerimaan: domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Simak panduan lengkap 4 jalur SPMB 2026 agar orang tua bisa pilih jalur paling tepat.
Jalur domisili SPMB 2026 menggantikan jalur zonasi dengan aturan baru. Pelajari 7 tips lolos SPMB jalur domisili 2026 agar anak diterima di sekolah yang diinginkan.