iPhone 17 vs Xiaomi 17 Ultra: Mana yang Lebih Worth It?
Dua flagship terpanas di Indonesia saat ini saling beradu. iPhone 17 Series vs Xiaomi 17 Ultra, mana yang layak kamu beli?
Panduan praktis melindungi data pribadi dan akun online dari ancaman siber, mulai dari password hingga kebiasaan browsing.
Hampir semua aktivitas saat ini melibatkan layanan digital, mulai dari komunikasi, perbankan, hingga belanja. Dengan semakin banyaknya data pribadi yang tersimpan di berbagai platform, risiko terhadap ancaman siber juga meningkat.
Kabar baiknya, menjaga keamanan digital tidak selalu membutuhkan pengetahuan teknis yang rumit. Beberapa langkah sederhana sudah cukup untuk mengurangi risiko secara signifikan, dan titik paling tepat untuk memulainya adalah dari hal yang paling sering diabaikan: kualitas password.
Password masih menjadi garis pertahanan pertama untuk sebagian besar akun digital. Password yang lemah atau digunakan berulang di banyak akun membuat semua akun tersebut rentan jika salah satunya berhasil dibobol.
Beberapa prinsip dasar untuk password yang lebih aman:
Password yang kuat masih bisa dibobol jika tidak ada lapisan keamanan tambahan di atasnya.
Two-factor authentication (2FA) menambahkan lapisan keamanan ekstra di luar password. Dengan 2FA aktif, akses ke akun membutuhkan verifikasi tambahan, biasanya berupa kode yang dikirim ke perangkat pribadi.
Fitur ini sebaiknya diaktifkan di semua akun penting, terutama:
Gunakan aplikasi authenticator seperti Google Authenticator atau Authy, yang lebih aman dibandingkan verifikasi melalui SMS. Meskipun akun sudah dilindungi dengan baik, ancaman bisa datang dari arah yang tidak terduga, yaitu melalui pesan atau tautan yang terlihat resmi.
Phishing adalah metode penipuan yang bertujuan mencuri data login atau informasi sensitif lainnya. Biasanya dilakukan melalui email, pesan teks, atau situs palsu yang menyerupai layanan resmi.
Beberapa cara untuk menghindari phishing:
Selain kewaspadaan terhadap ancaman dari luar, perangkat itu sendiri perlu dijaga tetap dalam kondisi yang tidak mudah dieksploitasi.
Update software bukan hanya soal fitur baru. Setiap pembaruan biasanya juga menyertakan perbaikan untuk celah keamanan yang ditemukan sejak versi sebelumnya.
Aktifkan pembaruan otomatis untuk:
Menunda update terlalu lama bisa membuka peluang bagi pihak yang memanfaatkan celah keamanan yang sudah diketahui publik. Ancaman lain yang sering kurang disadari adalah jaringan yang digunakan saat terhubung ke internet di luar rumah.
Jaringan WiFi publik di kafe, bandara, atau ruang publik lainnya umumnya tidak terenkripsi dengan baik. Data yang dikirim melalui jaringan tersebut berpotensi disadap oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Menggunakan VPN (Virtual Private Network) saat terhubung ke WiFi publik membantu mengenkripsi lalu lintas data sehingga lebih sulit untuk disadap. Namun, bahkan dengan semua langkah perlindungan di atas, ada satu skenario yang tetap perlu diantisipasi: kehilangan data itu sendiri.
Kehilangan data bisa terjadi karena berbagai sebab, mulai dari kerusakan perangkat, ransomware, hingga kesalahan pengguna. Backup rutin memastikan data penting tetap bisa dipulihkan.
Prinsip backup yang umum direkomendasikan adalah aturan 3-2-1:
Keamanan digital adalah proses berkelanjutan, bukan sesuatu yang cukup dilakukan sekali. Dengan menerapkan langkah-langkah dasar di atas secara konsisten, risiko terhadap ancaman siber bisa dikurangi secara signifikan.
Dua flagship terpanas di Indonesia saat ini saling beradu. iPhone 17 Series vs Xiaomi 17 Ultra, mana yang layak kamu beli?
Jaringan 5G sudah hadir di Indonesia. Begini cara memaksimalkan koneksi 5G di smartphone kamu agar tidak sia-sia.
Mengenal fitur-fitur AI terbaru di smartphone 2026, mulai dari fotografi, asisten pintar, hingga pengelolaan baterai otomatis.