
7 Tips Parkir Paralel Mobil Aman untuk Pengemudi Pemula
Tips parkir paralel mobil aman untuk Sobat Berbagi pengemudi pemula agar bisa parkir di pinggir jalan sempit dengan percaya diri dan tanpa menyerempet.
Panduan 7 tips berkendara aman saat musim hujan untuk menghindari kecelakaan, dari persiapan kendaraan hingga teknik mengemudi di jalan basah.
Musim hujan di Indonesia yang berlangsung dari Oktober hingga April membawa tantangan tersendiri bagi para pengendara. Jalan licin, genangan air, jarak pandang terbatas, dan risiko aquaplaning menjadi ancaman serius yang bisa menyebabkan kecelakaan. Data kepolisian menunjukkan peningkatan signifikan angka kecelakaan lalu lintas selama musim hujan.

Dengan persiapan yang tepat dan teknik berkendara yang benar, risiko tersebut bisa diminimalkan. Berikut 7 tips yang wajib Sobat Berbagi terapkan saat berkendara di musim hujan.
Ban adalah satu-satunya bagian kendaraan yang bersentuhan langsung dengan jalan. Di jalan basah, peran alur ban (tread) menjadi sangat krusial karena berfungsi mengalirkan air agar ban tetap mencengkeram aspal.

Yang perlu diperiksa:
Salah satu kebiasaan buruk pengendara Indonesia saat hujan adalah menyalakan lampu hazard sambil berkendara. Ini justru berbahaya karena lampu hazard membuat pengendara lain tidak bisa melihat sinyal belok.

Yang benar saat hujan:
Di jalan basah, jarak pengereman kendaraan meningkat signifikan. Mobil yang biasa berhenti dalam 30 meter di jalan kering bisa membutuhkan 50 hingga 60 meter di jalan basah. Oleh karena itu, mengurangi kecepatan adalah langkah paling penting.
Panduan kecepatan saat hujan:
Genangan air adalah salah satu bahaya terbesar saat berkendara di musim hujan. Tidak semua genangan aman untuk dilalui. Genangan yang terlihat dangkal bisa menyembunyikan lubang besar di bawahnya.
Panduan melewati genangan:
Wiper yang berfungsi dengan baik adalah kebutuhan mutlak saat musim hujan. Karet wiper yang sudah keras, retak, atau bergaris tidak bisa membersihkan air dari kaca secara efektif, mengurangi jarak pandang secara drastis.

Checklist wiper musim hujan:
Aquaplaning terjadi ketika lapisan air di jalan lebih cepat terakumulasi daripada kemampuan alur ban mengalirkannya. Akibatnya, ban kehilangan kontak dengan permukaan jalan dan kendaraan "mengambang" di atas air. Ini sangat berbahaya karena pengemudi kehilangan kendali sepenuhnya.
Tanda-tanda aquaplaning:
Saat hujan, kelembapan di dalam kabin meningkat dan sering menyebabkan kaca berkabut (fog). Ini mengurangi jarak pandang secara serius. Pastikan sistem defogger kendaraan berfungsi normal sebelum musim hujan tiba.
Cara mengatasi kaca berkabut:
Berkendara di musim hujan membutuhkan perhatian ekstra dan persiapan yang matang. Tujuh tips di atas bukan sekadar teori, melainkan praktik yang sudah terbukti mengurangi risiko kecelakaan secara signifikan. Sobat Berbagi yang menerapkan tips ini tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga penumpang dan pengendara lain di jalan. Keselamatan selalu menjadi prioritas utama, apapun kondisi cuacanya.
Sebaiknya saya tidak menyalakan hazard saat berkendara di hujan deras. Lampu hazard membuat sinyal sein tidak terlihat oleh pengendara lain sehingga membahayakan saat berbelok atau pindah jalur. Lampu hazard hanya untuk kendaraan berhenti total di bahu jalan atau situasi darurat.
Saya disarankan kurangi kecepatan 20 sampai 30 persen dari normal. Di jalan tol kecepatan maksimal 60 sampai 80 km/jam, di jalan kota tidak lebih dari 40 km/jam. Jaga jarak aman minimal 4 detik dari kendaraan di depan, dua kali lebih jauh dari kondisi normal.
Saya pastikan ban masih punya alur dengan kedalaman minimal 1,6 mm, jaga tekanan ban sesuai rekomendasi, dan kurangi kecepatan terutama saat melintas genangan tipis. Aquaplaning paling sering terjadi di kecepatan di atas 80 km/jam pada genangan air yang membentang di jalan.
Sangat tidak disarankan. Jika air sudah mencapai knalpot atau lebih tinggi, jangan coba melintas karena bisa menyebabkan water hammer (air masuk ke ruang pembakaran). Kerusakan mesin akibat water hammer bisa membutuhkan biaya perbaikan puluhan juta rupiah, jauh lebih mahal dibanding memutar rute.
ASN Kemenag RI, praktisi otomotif dan olahraga aktif
Terbit 7 April 2026 ยท Sesuai pedoman editorial

Tips parkir paralel mobil aman untuk Sobat Berbagi pengemudi pemula agar bisa parkir di pinggir jalan sempit dengan percaya diri dan tanpa menyerempet.

Tips memilih helm motor bersertifikat SNI untuk Sobat Berbagi yang ingin berkendara aman tanpa mengorbankan kenyamanan dan gaya di jalan.

Berkendara malam hari punya risiko lebih tinggi dari siang. Simak 9 tips berkendara malam agar tetap aman, fokus, dan sampai tujuan dengan selamat.