Langsung ke konten utama
๐Ÿณ
๐Ÿณ
Kuliner7 min baca

7 Tips Memasak Ikan Goreng Renyah dan Tidak Amis

Tips memasak ikan goreng renyah dan tidak amis buat Sobat Berbagi yang ingin menghasilkan ikan goreng sempurna ala warung Makassar di rumah sendiri.

Tim BerbagiTips.IDยท

Ikan goreng adalah menu andalan keluarga Indonesia yang terlihat sederhana tapi sebenarnya punya banyak trik supaya hasilnya sempurna. Ikan goreng yang ideal itu renyah crispy di luar, daging lembut di dalam, bebas bau amis, dan tidak berminyak berlebihan. Sayangnya banyak yang mengeluh ikan gorengan di rumah hasilnya lembek, amis menusuk, atau malah lengket di wajan sampai hancur tidak berbentuk.

7 Tips Memasak Ikan Goreng Renyah dan Tidak Amis

Masalahnya bukan di bahan, melainkan di teknik. Bagi Sobat Berbagi yang sering makan ikan goreng di warung Makassar atau warung lalapan Sunda, pasti penasaran kenapa mereka bisa hasilkan ikan gorengan yang crispy maksimal. Rahasianya ada di serangkaian langkah mulai dari pembersihan, marinasi, hingga teknik goreng yang tepat. Berikut 7 tips memasak ikan goreng renyah dan tidak amis yang bisa langsung dipraktikkan di dapur rumah.

1. Bersihkan Ikan dengan Teliti Terutama Bagian Insang

Proses pembersihan ikan adalah fondasi yang menentukan apakah hasil gorengan nanti amis atau tidak. Kesalahan terbesar yang sering dilakukan yaitu tidak membersihkan bagian insang dengan benar. Insang adalah sumber utama bau amis karena di situ tempat darah dan lendir yang paling banyak. Sobat Berbagi wajib buang semua insang sampai bersih menggunakan pisau kecil atau gunting dapur.

Selain insang, bersihkan juga bagian perut dari semua jeroan dan lapisan hitam di dinding perut ikan. Lapisan hitam ini sering jadi penyebab rasa pahit dan bau menyengat. Cuci ikan dengan air mengalir sampai benar-benar bersih, lalu rendam sebentar di air garam 1 sendok makan per liter selama 5 menit. Sisik juga harus dibersihkan tuntas kalau Sobat Berbagi memilih menggoreng ikan utuh. Untuk ikan kecil seperti kembung atau nila, proses pembersihan cukup 5 sampai 10 menit per ekor. Kalau beli di pasar, minta bantuan pedagang untuk bersihkan insang dan sisik biar lebih praktis.

2. Marinasi dengan Air Jeruk Nipis dan Garam

Marinasi adalah kunci menghilangkan bau amis sekaligus memberi rasa dasar pada ikan. Setelah dibersihkan, balur ikan dengan campuran 2 sendok makan air jeruk nipis, 1 sendok teh garam, dan 1 sendok teh kunyit bubuk untuk setiap 500 gram ikan. Kunyit selain memberi warna kuning menarik juga punya efek antimikroba yang menjaga kesegaran ikan.

Diamkan ikan yang sudah dibumbui selama minimal 15 menit, idealnya 30 menit untuk ikan besar seperti kakap atau tenggiri. Jangan marinasi terlalu lama lebih dari 1 jam karena air jeruk nipis bisa membuat tekstur ikan jadi terlalu lembek. Sobat Berbagi bisa tambah bumbu lain seperti bawang putih halus, ketumbar bubuk, atau merica untuk rasa yang lebih kaya. Khusus untuk ikan yang dagingnya tebal, goreskan 3 sampai 4 sayatan diagonal di badan ikan sebelum marinasi supaya bumbu meresap ke dalam dan matang merata saat digoreng.

Jeruk nipis segar diperas sebagai bahan marinasi ikan goreng untuk menghilangkan bau amis dan menyegarkan daging

3. Keringkan Ikan dengan Tisu Sebelum Menggoreng

Langkah ini sering dilewatkan padahal sangat krusial untuk hasil renyah maksimal. Setelah marinasi, Sobat Berbagi harus mengeringkan ikan dengan tisu dapur sampai permukaannya benar-benar tidak basah. Kelembaban berlebih di permukaan ikan adalah musuh utama gorengan renyah. Air yang tersisa akan berinteraksi dengan minyak panas dan bikin cipratan minyak berbahaya, sekaligus membuat permukaan ikan tidak bisa crispy.

Tepuk-tepuk ikan dengan tisu atau lap bersih dari semua sisi sampai kering. Untuk hasil yang lebih maksimal, angin-anginkan ikan di rak tirisan selama 10 sampai 15 menit sebelum digoreng. Angin membantu mengeringkan permukaan kulit ikan sehingga saat kontak dengan minyak panas langsung kering dan renyah. Tips tambahan, kalau punya kipas angin kecil, arahkan ke ikan sambil menunggu. Teknik udara kering ini banyak dipakai restoran kelas atas untuk hasil ikan goreng sempurna.

4. Balurkan Tepung Beras atau Tepung Maizena Tipis

Untuk lapisan renyah extra crispy, balurkan ikan dengan tepung tipis sebelum digoreng. Pilihan terbaik adalah tepung beras atau campuran tepung beras dan tepung maizena dengan rasio 2 banding 1. Tepung beras memberi tekstur renyah yang tahan lama, sedangkan maizena menambah crispy dan warna keemasan yang cantik. Hindari pakai tepung terigu saja karena hasilnya cenderung lembek setelah dingin.

Taburkan tepung tipis saja, jangan sampai terlalu tebal karena akan bikin lapisan jadi keras alih-alih crispy. Caranya, masukkan ikan ke piring berisi tepung, balik-balik sampai semua bagian tertutup tipis, lalu tepuk-tepuk ringan untuk buang kelebihan tepung. Kalau mau varian yang lebih flavorful, campurkan tepung dengan sedikit ketumbar bubuk, bawang putih bubuk, dan merica. Sobat Berbagi yang tidak suka pakai tepung bisa skip langkah ini, tapi siap-siap hasilnya tidak sekrispi yang pakai tepung.

Ikan shisamo goreng renyah keemasan hasil balutan tepung tipis yang bikin tekstur crispy tahan lama

5. Pastikan Minyak Benar-Benar Panas Sebelum Memasukkan Ikan

Temperatur minyak adalah faktor penentu sukses atau gagalnya gorengan ikan. Minyak yang kurang panas bikin ikan menyerap minyak berlebihan dan hasilnya jadi lembek berminyak. Minyak yang terlalu panas bikin permukaan cepat gosong sementara bagian dalam masih mentah. Suhu ideal untuk goreng ikan adalah 170 sampai 180 derajat celsius.

Sobat Berbagi bisa tes kesiapan minyak dengan cara tradisional. Celupkan ujung sumpit kayu kering ke minyak, kalau muncul gelembung kecil mengelilingi sumpit, minyak sudah siap. Cara lain, masukkan sejumput tepung ke minyak, kalau tepung langsung naik ke permukaan dengan buih, minyaknya sudah pas. Pakai wajan dalam atau penggorengan tebal dengan minyak cukup banyak sampai ikan setengah terendam. Minyak yang banyak justru lebih hemat karena suhunya stabil dan ikan tidak perlu lama direndam minyak. Setelah ikan masuk, jangan langsung dibolak-balik, biarkan 3 sampai 4 menit sampai satu sisi kecokelatan baru balik.

6. Goreng dengan Teknik Deep Fry dan Jangan Terlalu Banyak Sekaligus

Ikan yang digoreng dengan teknik deep fry terendam minyak menghasilkan tekstur crispy merata dan matang sempurna. Gunakan wajan cekung atau kuali yang tebal dengan minyak minimal setinggi 3 sampai 4 cm supaya ikan bisa setengah atau seluruhnya terendam. Jangan goreng ikan terlalu banyak sekaligus di satu kali goreng, maksimal 2 sampai 3 ekor untuk wajan ukuran sedang.

Menggoreng terlalu banyak ikan bersamaan bikin suhu minyak turun drastis, hasilnya ikan malah merebus dalam minyak, tidak crispy. Goreng ikan hanya sekali balik untuk hasil maksimal. Tanda ikan sudah matang yaitu warnanya keemasan merata, bunyi gorengan mulai berkurang, dan ikan cenderung mengapung. Untuk ikan ukuran sedang butuh waktu 4 sampai 6 menit per sisi. Ikan besar butuh lebih lama sekitar 7 sampai 10 menit per sisi. Jangan terlalu sering dicolek atau dibalik supaya tepung tidak lepas dan hasilnya tetap utuh indah.

Minyak goreng berkualitas dituang di wajan sebagai media deep fry ikan supaya hasilnya renyah merata

7. Tiriskan di Rak Kawat atau Kertas Khusus

Langkah terakhir yang sering disepelekan, yaitu penirisan. Banyak orang meniriskan ikan goreng langsung di atas tisu dapur atau piring biasa. Ini bikin bagian bawah ikan tetap menyerap minyak yang berkumpul di dasar dan jadi lembek lagi. Tips yang tepat, gunakan rak kawat atau serok khusus yang punya ventilasi dari bawah supaya minyak bisa langsung menetes dan udara bisa mengalir di sekitar ikan.

Setelah ikan diangkat dari wajan, letakkan di atas rak kawat atau kertas saring khusus penggorengan selama 2 sampai 3 menit. Ini memberi waktu minyak berlebih untuk turun sekaligus uap panas dari ikan menguap sempurna. Hasilnya ikan tetap renyah bahkan setelah beberapa menit diletakkan di piring saji. Sobat Berbagi bisa beli rak kawat ini di toko peralatan dapur dengan harga terjangkau. Alternatif kalau tidak punya rak, bisa pakai tisu dapur tebal yang diganti 2 sampai 3 kali supaya tidak jenuh minyak.

Penutup

Memasak ikan goreng yang renyah dan tidak amis ternyata bukan keberuntungan, melainkan hasil dari rangkaian teknik yang tepat mulai dari pembersihan insang, marinasi dengan jeruk nipis, pengeringan, pelapisan tepung, kontrol suhu minyak, teknik goreng yang sabar, sampai cara tiriskan yang benar. Setiap langkah punya peran penting yang tidak boleh dilewatkan kalau Sobat Berbagi ingin hasil ikan goreng sekelas restoran.

Semoga 7 tips memasak ikan goreng renyah tadi membantu Sobat Berbagi menghasilkan lauk yang bikin nafsu makan meningkat. Kalau konsisten menerapkan semua teknik ini, dalam 3 sampai 4 kali percobaan pasti sudah bisa bikin ikan goreng favorit keluarga. Kombinasikan dengan sambal matah, sambal terasi, atau kecap dabu-dabu untuk pengalaman makan yang sempurna. Selamat menggoreng ikan, Sobat Berbagi!

Bagikan:

Artikel Terkait