Langsung ke konten utama
๐Ÿณ
๐Ÿณ
Kuliner6 min baca

7 Resep Menu Syukuran Sederhana untuk Tahun Baru Islam 1448 H

Tahun Baru Islam 1448 H adalah momen bersyukur bersama keluarga. Coba 7 resep menu syukuran sederhana ini untuk acara doa bersama atau silaturahmi keluarga.

Muhammad Ihsan Harahapยท

Tahun Baru Islam 1448 H yang jatuh sekitar pertengahan Juni 2026 menjadi momen istimewa bagi keluarga muslim untuk berkumpul dan bersyukur. Banyak yang mengadakan acara doa bersama, pengajian, atau sekadar silaturahmi keluarga untuk menyambut pergantian tahun Hijriah.

7 Resep Menu Syukuran Sederhana untuk Tahun Baru Islam 1448 H

Acara syukuran tidak harus mewah, yang penting penuh berkah dan kebersamaan. Hidangan sederhana yang dimasak sendiri sering kali terasa lebih istimewa dibanding pesanan catering. Selain hemat, Sobat Berbagi juga bisa memastikan kebersihan dan kehalalan bahan.

Berikut 7 resep menu syukuran sederhana yang cocok disajikan saat acara Tahun Baru Islam 1448 H. Semuanya menggunakan bahan yang mudah ditemukan di pasar tradisional atau supermarket dekat rumah.

1. Nasi Kuning Lengkap dengan Lauk Tradisional

Nasi kuning menjadi simbol syukur dalam tradisi kuliner Indonesia. Warna kuningnya yang khas berasal dari kunyit yang dipercaya membawa makna kemakmuran. Hidangan ini sangat cocok untuk acara syukuran karena terasa istimewa namun tetap mudah dibuat.

Bahan: 500 gram beras, 400 ml santan kental, 100 ml air kunyit, 2 lembar daun salam, 2 batang serai memarkan, 1 lembar daun pandan, garam secukupnya.

Cara membuat: Cuci bersih beras, lalu kukus setengah matang. Sementara itu, panaskan santan bersama air kunyit, daun salam, serai, daun pandan, dan garam hingga mendidih. Tuang santan ke beras yang sudah dikukus, aduk rata, lalu kukus kembali hingga matang sempurna. Sajikan dengan lauk pelengkap seperti ayam goreng, perkedel, telur dadar, dan sambal.

2. Ayam Goreng Bumbu Kuning Khas Indonesia

Ayam goreng bumbu kuning adalah pasangan ideal nasi kuning. Bumbu rempahnya yang meresap sampai ke tulang membuat ayam terasa gurih dan lezat. Resep ini cukup sederhana dan bisa dimasak dalam jumlah banyak untuk acara syukuran.

Bahan: 1 ekor ayam potong 8 bagian, 5 siung bawang putih, 7 siung bawang merah, 3 cm kunyit, 2 cm jahe, 3 butir kemiri, 2 lembar daun salam, 2 batang serai, garam, gula, dan air secukupnya.

Cara membuat: Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, jahe, dan kemiri. Tumis bumbu halus dengan daun salam dan serai hingga harum. Masukkan ayam, tambahkan air, garam, dan gula. Ungkep dengan api kecil hingga bumbu meresap dan air menyusut. Goreng ayam dalam minyak panas hingga keemasan. Sajikan dengan sambal terasi.

3. Sayur Lodeh Santan untuk Pelengkap Nasi Kuning

Sayur lodeh santan menjadi pendamping yang menyempurnakan paket nasi kuning. Kombinasi berbagai sayuran dalam kuah santan gurih membuat menu syukuran terasa lengkap dan bergizi. Cocok untuk berbagai usia, dari anak-anak hingga lansia.

Bahan: 1 buah labu siam potong dadu, 100 gram kacang panjang potong 3 cm, 5 lonjor terong ungu potong-potong, 500 ml santan encer, 200 ml santan kental, 5 siung bawang merah, 3 siung bawang putih, 2 buah cabai merah, 1 cm lengkuas, 2 lembar daun salam.

Cara membuat: Iris tipis bawang merah, bawang putih, dan cabai merah. Tumis hingga harum bersama lengkuas dan daun salam. Tuang santan encer, masukkan semua sayuran. Masak hingga sayur setengah matang, lalu tuang santan kental. Aduk perlahan agar santan tidak pecah. Bumbui dengan garam dan gula. Sajikan hangat.

4. Bubur Asyura Khas Bulan Muharram

Bubur Asyura adalah hidangan tradisional yang umumnya disajikan pada 10 Muharram. Bubur ini melambangkan kebersamaan karena dibuat dari berbagai bahan yang dikumpulkan beramai-ramai. Cocok jadi menu istimewa di acara syukuran Tahun Baru Hijriah.

Bahan: 200 gram beras, 1500 ml santan, 100 gram daging ayam suwir, 50 gram kacang hijau rendam, 50 gram kacang tanah, 100 gram labu kuning potong dadu, daun bawang, seledri, bawang goreng, garam.

Cara membuat: Rebus beras dengan santan hingga mengental. Tambahkan kacang hijau dan kacang tanah, masak hingga lunak. Masukkan daging ayam suwir dan labu kuning, aduk rata. Bumbui dengan garam secukupnya. Tunggu hingga semua bahan matang dan tercampur sempurna. Sajikan dengan taburan daun bawang, seledri, dan bawang goreng.

5. Kue Apem Tradisional sebagai Penanda Syukur

Kue apem merupakan kudapan tradisional Jawa yang erat dengan acara syukuran. Apem dipercaya sebagai simbol permohonan maaf dan rasa syukur. Teksturnya yang lembut dan rasa manis ringan membuatnya disukai semua kalangan.

Bahan: 250 gram tepung beras, 150 gram gula merah sisir, 50 gram gula pasir, 400 ml santan, 1/2 sendok teh ragi instan, sejumput garam.

Cara membuat: Larutkan gula merah dan gula pasir dengan santan hangat, lalu saring. Campurkan tepung beras dengan larutan santan, aduk rata hingga tidak bergerindil. Masukkan ragi dan garam, aduk lagi. Diamkan adonan selama 1 hingga 2 jam hingga berbuih. Tuang ke cetakan apem yang sudah diolesi minyak. Kukus selama 20 menit hingga matang.

6. Sambal Goreng Kentang Hati Ayam

Sambal goreng kentang hati ayam adalah lauk klasik yang sering hadir di acara syukuran Indonesia. Perpaduan kentang yang renyah, hati ayam yang gurih, dan bumbu pedas manis membuat siapa pun ketagihan. Cocok untuk porsi banyak dan tahan beberapa hari di kulkas.

Bahan: 500 gram kentang potong dadu kecil dan goreng, 250 gram hati ayam rebus dan potong dadu, 10 buah cabai merah keriting, 5 siung bawang merah, 3 siung bawang putih, 1 buah tomat, 2 lembar daun salam, 1 batang serai, garam, gula merah, dan kecap manis secukupnya.

Cara membuat: Haluskan cabai, bawang merah, bawang putih, dan tomat. Tumis bumbu halus bersama daun salam dan serai hingga harum dan matang. Masukkan hati ayam, aduk rata. Tambahkan kentang goreng, garam, gula merah, dan kecap manis. Aduk hingga bumbu merata. Sajikan dengan nasi hangat.

7. Es Buah Segar untuk Menutup Acara

Acara syukuran rasanya kurang lengkap tanpa minuman segar. Es buah menjadi pilihan tepat karena menyegarkan dan kaya nutrisi. Sangat cocok disajikan setelah hidangan utama, apalagi saat acara siang hari ketika cuaca sedang panas.

Bahan: 200 gram melon potong dadu, 200 gram semangka potong dadu, 100 gram nata de coco, 100 gram kolang kaling, 2 buah jeruk peras ambil airnya, 100 ml sirup cocopandan, 500 ml air matang, susu kental manis, dan es batu secukupnya.

Cara membuat: Campurkan semua potongan buah, nata de coco, dan kolang kaling dalam mangkuk besar. Tuang air matang, air jeruk, dan sirup cocopandan, aduk rata. Tambahkan susu kental manis sesuai selera. Masukkan es batu sebelum disajikan agar tetap segar. Bisa juga ditambah jelly atau biji selasih untuk variasi.

Itulah 7 resep menu syukuran sederhana yang cocok untuk acara Tahun Baru Islam 1448 H. Semua resep menggunakan bahan yang mudah didapat dengan cara masak yang tidak terlalu rumit. Semoga Sobat Berbagi sukses menyajikan hidangan istimewa untuk keluarga dan tamu yang datang.

FAQ Resep Menu Syukuran Tahun Baru Islam

Apakah menu syukuran harus nasi kuning?

Tidak wajib, nasi kuning hanya pilihan tradisional yang umum di Indonesia. Sobat Berbagi bisa mengganti dengan nasi putih, nasi uduk, atau menu lain sesuai selera keluarga.

Berapa porsi resep ini untuk acara syukuran sederhana?

Resep di atas rata-rata untuk 6 sampai 8 porsi. Jika tamu lebih banyak, tinggal kalikan bahan sesuai jumlah porsi yang dibutuhkan.

Apa makna bubur Asyura di bulan Muharram?

Bubur Asyura umumnya disajikan pada 10 Muharram sebagai bentuk syukur dan kebersamaan. Tradisi memasak bersama di kampung-kampung jadi simbol gotong royong umat muslim.

Bisakah menu syukuran ini disiapkan sehari sebelumnya?

Beberapa menu seperti sambal goreng kentang dan ayam ungkep bisa dimasak sehari sebelumnya, lalu dipanaskan saat acara. Untuk nasi kuning, sayur lodeh, bubur, kue apem, dan es buah, sebaiknya dibuat di hari acara agar tetap segar dan optimal rasanya.

Iklan
Bagikan:
MIH

SEO & GEO Specialist, 7+ tahun di industri digital, latar jurnalisme

Terbit 25 Mei 2026 ยท Sesuai pedoman editorial

Artikel Terkait