๐Ÿณ
๐Ÿณ
Kuliner5 min baca

7 Minuman Tradisional Indonesia yang Menyehatkan

Rekomendasi 7 minuman tradisional Indonesia yang bukan hanya enak tetapi juga menyehatkan, dari wedang jahe hingga es dawet.

Tim BerbagiTips.IDยท

Indonesia memiliki warisan kuliner yang luar biasa kaya, termasuk dalam hal minuman tradisional. Jauh sebelum kopi kekinian dan boba tea populer, nenek moyang kita sudah meracik minuman dari rempah dan bahan alami yang tidak hanya enak tetapi juga berkhasiat untuk kesehatan.

7 Minuman Tradisional Indonesia yang Menyehatkan

Di era modern ini, minuman tradisional justru semakin dicari karena orang mulai sadar pentingnya pola hidup sehat dan alami. Berikut 7 minuman tradisional Indonesia yang wajib Sobat Berbagi coba.

1. Wedang Jahe

Wedang jahe adalah minuman hangat paling populer di Indonesia, terutama di Jawa. Terbuat dari jahe segar yang direbus dengan gula merah, minuman ini memberikan sensasi hangat yang menjalar ke seluruh tubuh. Aroma jahe yang khas langsung menenangkan pikiran.

Segelas wedang jahe hangat dengan irisan jahe segar dan gula merah yang menyehatkan

Manfaat kesehatan wedang jahe sudah diakui secara luas. Jahe mengandung gingerol yang bersifat anti-inflamasi dan antioksidan. Minum wedang jahe secara rutin bisa membantu meredakan mual, meringankan nyeri otot, dan menghangatkan tubuh saat cuaca dingin.

Cara membuatnya sangat sederhana: iris 5 ruas jahe, geprek, rebus dengan 500ml air dan gula merah secukupnya selama 15 menit. Tambahkan serai untuk aroma ekstra.

2. Bajigur

Bajigur adalah minuman khas Sunda yang terbuat dari santan kelapa, gula aren, dan jahe. Rasanya creamy, manis, dan hangat, perpaduan yang sangat cocok dinikmati di malam hari atau saat udara dingin di daerah pegunungan Bandung dan sekitarnya.

Minuman bajigur khas Sunda yang terbuat dari santan dan gula aren dengan aroma jahe

Santan dalam bajigur mengandung lemak sehat yang memberikan energi, sementara jahe membantu melancarkan pencernaan. Gula aren memiliki indeks glikemik lebih rendah dibandingkan gula pasir biasa, menjadikan bajigur pilihan yang sedikit lebih sehat.

Di Bandung, bajigur mudah ditemukan di pedagang kaki lima, terutama di kawasan Dago dan Lembang. Sobat Berbagi juga bisa membuatnya sendiri dengan resep yang sangat mudah diikuti.

3. Jamu Kunyit Asam

Kunyit asam adalah minuman jamu yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia. Terbuat dari kunyit segar dan asam jawa, minuman ini memiliki rasa yang khas antara pahit ringan dan asam segar. Sering ditambahkan madu atau gula aren untuk mempermanis.

Kunyit mengandung kurkumin yang memiliki sifat anti-inflamasi kuat. Kombinasi dengan asam jawa memberikan vitamin C tambahan dan membantu melancarkan pencernaan. Wanita Indonesia secara tradisional minum kunyit asam untuk meredakan nyeri haid dan menjaga kebugaran.

Di kota-kota besar, jamu kunyit asam kini tersedia dalam bentuk kemasan siap minum yang praktis. Namun versi segar yang diracik langsung oleh tukang jamu gendong tetap menjadi favorit karena kesegarannya tidak tertandingi.

4. Bandrek

Bandrek adalah saudara bajigur yang juga berasal dari Sunda, tetapi dengan karakter yang lebih kuat. Terbuat dari jahe, gula aren, kayu manis, cengkeh, dan lada hitam, bandrek memberikan sensasi hangat yang lebih intens dibandingkan wedang jahe biasa.

Bandrek hangat dengan rempah lengkap khas Sunda yang menghangatkan badan di cuaca dingin

Rempah-rempah dalam bandrek bukan sekadar penambah rasa. Kayu manis membantu mengatur kadar gula darah, cengkeh memiliki sifat antibakteri, dan lada hitam meningkatkan penyerapan nutrisi dari bahan-bahan lainnya.

Bandrek modern kadang ditambahkan telur kampung mentah yang diaduk langsung ke dalam minuman panas. Versi ini disebut "bandrek telur" dan diyakini menambah stamina. Sobat Berbagi bisa menemukan bandrek di angkringan dan warung kopi tradisional.

5. Es Dawet (Cendol)

Es dawet atau cendol adalah minuman segar legendaris yang terdiri dari cendol hijau (tepung beras yang diberi pewarna pandan), santan, dan gula merah cair. Kombinasi ini menghasilkan minuman yang manis, gurih, dan sangat menyegarkan.

Cendol hijau yang kenyal dibuat dari tepung beras dan tepung hunkwe yang dicetak menggunakan saringan khusus. Warna hijau alami berasal dari daun pandan atau daun suji yang diblender dan diambil sarinya. Pewarna alami ini juga memberikan aroma wangi yang khas.

Es dawet kini semakin berinovasi dengan tambahan topping seperti nangka, durian, tape singkong, atau bahkan es krim. Di beberapa kota, es dawet premium dengan presentasi modern dijual dengan harga yang jauh lebih tinggi dari versi tradisional.

6. Sekoteng

Sekoteng adalah minuman hangat yang populer di Jawa, terutama dijual oleh pedagang keliling di malam hari. Terbuat dari rebusan jahe dengan isian yang beragam: kacang hijau, roti tawar potong dadu, mutiara (pacar cina), dan kolang-kaling.

Keunikan sekoteng terletak pada kombinasi tekstur yang beragam dalam satu mangkuk. Ada yang kenyal dari mutiara, renyah dari kacang, lembut dari roti, dan segar dari kolang-kaling. Kuah jahe yang hangat menyatukan semuanya dengan sempurna.

Dari segi kesehatan, sekoteng menawarkan kombinasi karbohidrat, protein nabati, dan rempah. Kacang hijau kaya akan protein dan serat, kolang-kaling rendah kalori dan tinggi serat, sementara jahe menyehatkan pencernaan.

7. Beras Kencur

Beras kencur adalah jamu tradisional Jawa yang terbuat dari beras yang direndam semalaman, kencur (sejenis rempah dari keluarga jahe), dan gula merah. Rasanya unik, sedikit pahit dan pedas dengan aroma kencur yang khas dan menyegarkan.

Segelas jamu beras kencur tradisional yang segar dan berkhasiat untuk tubuh

Kencur mengandung senyawa etil-p-metoksisinamat yang bersifat anti-inflamasi dan analgesik alami. Minum beras kencur secara rutin dipercaya bisa menambah nafsu makan, meredakan batuk, dan menghilangkan pegal-pegal. Banyak olahragawan tradisional yang mengonsumsi beras kencur sebagai tonik alami.

Di pasar tradisional, beras kencur sering dijual dalam botol-botol kecil yang siap minum. Sobat Berbagi juga bisa membuatnya sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang mudah didapat di pasar atau supermarket.

Penutup

Minuman tradisional Indonesia bukan hanya warisan budaya yang harus dilestarikan, tetapi juga sumber kesehatan alami yang sudah teruji selama berabad-abad. Di saat banyak orang beralih ke suplemen dan obat-obatan modern, minuman-minuman ini menawarkan alternatif alami yang enak dan menyehatkan.

Sobat Berbagi bisa mulai dengan mencoba satu atau dua minuman dari daftar ini. Buat sendiri di rumah untuk hasil yang paling segar, atau dukung pedagang jamu tradisional di sekitar lingkungan. Setiap tegukan bukan hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga melestarikan budaya.

Bagikan:

Artikel Terkait