Langsung ke konten utama
๐Ÿณ
๐Ÿณ
Kuliner6 min baca

7 Menu Arisan Keluarga Praktis untuk Libur Idul Adha 1447 H

Tradisi kumpul keluarga saat libur Idul Adha 27-28 Mei 2026 butuh menu arisan praktis. Berikut 7 menu hits yang mudah disiapkan untuk gathering keluarga besar.

Muhammad Ihsan Harahapยท

Libur Idul Adha 1447 H yang jatuh pada Rabu 27 Mei 2026 dan cuti bersama Kamis 28 Mei 2026 jadi momen sempurna untuk arisan keluarga besar. Apalagi setelah libur Idul Fitri yang jaraknya cukup jauh, banyak keluarga memanfaatkan momentum Idul Adha untuk reuni besar atau gathering ke rumah orang tua.

7 Menu Arisan Keluarga Praktis untuk Libur Idul Adha 1447 H

Saya pribadi punya tradisi tahunan bersama keluarga besar di Makassar, di mana setiap Idul Adha pasti ada acara potong-potong daging hasil kurban yang dilanjutkan dengan masak bareng. Setelah beberapa tahun mencoba berbagai menu, ada 7 hidangan yang selalu jadi favorit dan paling cepat habis.

Bagi Sobat Berbagi yang akan jadi tuan rumah arisan keluarga di libur Idul Adha tahun ini, berikut 7 menu praktis dan hits yang gampang disiapkan untuk 15-20 orang tamu sekaligus.

1. Sate Kambing Bumbu Kacang Khas Idul Adha

Sate kambing menjadi menu paling ikonik di Idul Adha karena bahan dasarnya tersedia melimpah dari hasil kurban. Selain enak, menu ini juga memberi sensasi pesta yang khas.

Untuk 20 tusuk sate, siapkan 500 gram daging kambing pilihan (pilih bagian paha atau sandung lamur), potong dadu 2 cm. Marinasi dengan kecap manis, bawang putih halus, dan air jeruk nipis selama 30 menit. Tusuk dan bakar di atas arang sampai matang sempurna.

Sajikan dengan bumbu kacang yang dibuat dari kacang tanah goreng, cabai, bawang putih, gula merah, dan kecap manis. Tambahkan irisan bawang merah, tomat, dan jeruk nipis. Untuk menghilangkan bau prengus khas kambing, marinasi dengan parutan nanas selama 15 menit sebelum dimasak.

2. Gulai Kambing Aromatik untuk Hidangan Utama

Gulai kambing dengan kuah santan kental jadi menu utama yang menggugah selera. Cocok disajikan hangat bersama nasi putih atau ketupat sisa lebaran.

Bahan utama: 1 kg daging kambing potong dadu, 1 liter santan kental, 500 ml santan encer, daun salam, daun jeruk, serai, dan lengkuas. Bumbu halus terdiri dari bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, jintan, kunyit, jahe, dan cabai sesuai selera.

Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daging, tambahkan santan encer terlebih dahulu. Masak dengan api kecil hingga daging empuk, baru masukkan santan kental sambil terus diaduk. Total waktu memasak sekitar 1,5-2 jam tergantung kualitas daging.

3. Soto Daging Sapi Hangat untuk Cuaca Libur

Mei sering jadi peralihan musim, kadang gerimis di sore hari. Soto daging sapi jadi penghangat yang pas untuk arisan sore hari.

Resep dasar: rebus 1 kg tulang dan daging sapi (sandung lamur atau iga) selama 1 jam hingga empuk. Buat kuah dengan menumis bumbu halus (bawang merah, bawang putih, ketumbar, kunyit, jahe) lalu tuang ke kuah rebusan. Tambahkan daun salam, sereh, dan lengkuas.

Sajikan dengan pelengkap khas: irisan kol, tomat, daun bawang, seledri, kecambah, perasan jeruk nipis, sambal, dan kerupuk. Lengkapi dengan nasi hangat, emping, dan acar timun wortel. Soto bisa disajikan di chafing dish atau slow cooker agar tetap hangat sepanjang acara.

4. Nasi Kebuli Aromatik dengan Kismis

Nasi kebuli memberi sentuhan Timur Tengah yang sangat cocok dengan nuansa Idul Adha. Selain enak, presentasinya juga mewah dan instagrammable.

Untuk 15 porsi, siapkan 1 kg beras basmati atau pera, 500 gram daging kambing potong dadu, kaldu daging, dan rempah khas seperti kapulaga, kayu manis, cengkeh, jintan, ketumbar, dan kayu manis. Tambahkan kismis dan kacang almond panggang untuk topping.

Tumis bumbu halus dan rempah utuh, masukkan daging hingga berubah warna. Tambahkan beras yang sudah direndam dan kaldu daging. Masak menggunakan rice cooker atau panci hingga matang. Sajikan dengan acar timun, sambal, dan emping. Saya selalu menyiapkan nasi kebuli sebagai menu utama karena praktis dan sekali masak banyak.

5. Krengsengan Daging Sapi Pedas Manis

Krengsengan adalah masakan khas Jawa Timur yang menggabungkan rasa pedas, manis, dan gurih. Cocok untuk yang ingin variasi rasa selain gulai dan opor.

Resep dasar: 500 gram daging sapi (has dalam atau sandung lamur) potong tipis. Bumbu halus: bawang merah, bawang putih, cabai merah, kemiri, dan ketumbar. Bumbu tambahan: petis udang (1 sdm), kecap manis (3 sdm), gula merah, garam, dan jahe.

Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daging, aduk hingga berubah warna. Tambahkan petis, kecap manis, dan gula merah. Beri sedikit air, masak hingga daging empuk dan bumbu meresap. Sajikan dengan taburan bawang goreng, irisan cabai, dan daun seledri. Cocok dengan nasi putih hangat.

6. Sup Iga Sapi Bening untuk Lansia

Tidak semua tamu cocok dengan menu bersantan atau pedas. Untuk orang tua, anak-anak, atau yang sedang menjalani diet, sup iga sapi bening jadi pilihan yang ramah.

Bahan: 1 kg iga sapi, wortel, kentang, tomat, daun bawang, seledri, bawang putih, bawang merah, merica utuh, pala, dan garam. Rebus iga dengan air hingga empuk (sekitar 1-1,5 jam atau 30 menit dengan presto). Buang busa yang muncul saat merebus agar kuah bening.

Tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum, masukkan ke rebusan iga. Tambahkan wortel dan kentang potong dadu, masak hingga empuk. Beri merica, pala, dan garam secukupnya. Sajikan dengan taburan daun bawang, seledri, bawang goreng, dan emping. Sup bening ini juga jadi favorit anak-anak karena rasanya ringan.

7. Es Buah Segar untuk Penutup Acara

Setelah menyantap menu-menu berat, tamu pasti butuh penyegar. Es buah jadi penutup acara yang menyegarkan dan mudah disiapkan dalam jumlah besar.

Bahan utama: melon, semangka, anggur, kelapa muda, nata de coco, biji selasih, dan agar-agar warna-warni. Untuk kuah, campurkan air, susu kental manis, sirup cocopandan atau melon, dan es batu serut.

Potong semua buah berbentuk dadu atau bulatan dengan melon baller agar lebih cantik. Tata di mangkuk besar, beri kuah, dan sajikan dingin. Saya pribadi suka menambahkan jelly cincau hitam untuk variasi tekstur. Untuk hemat waktu, semua bahan bisa disiapkan sehari sebelumnya dan disimpan di kulkas.

FAQ Menu Arisan Idul Adha

Berapa porsi yang ideal untuk arisan keluarga 20 orang?

Siapkan minimal 1,5 porsi per orang untuk hidangan utama, karena saat kumpul keluarga porsi makan biasanya lebih besar. Untuk menu pendamping seperti sup atau dessert, 1 porsi per orang sudah cukup.

Apakah bisa dimasak H-1 sebelum acara?

Untuk gulai, krengsengan, dan rendang justru lebih nikmat jika dimasak H-1 karena bumbu lebih meresap. Sup dan soto sebaiknya dipanaskan ulang menjelang acara. Es buah dan nasi kebuli sebaiknya disiapkan di hari H.

Bagaimana cara hemat budget arisan keluarga?

Manfaatkan daging hasil kurban yang biasanya dibagikan saat Idul Adha. Pilih menu yang basisnya daging sapi atau kambing kurban. Untuk pelengkap, masak dari nol akan jauh lebih murah dibanding pesan catering. Saya biasanya patungan dengan saudara untuk beli bahan dalam jumlah besar di pasar tradisional.

Bagaimana mengatur menu agar tidak monoton bersantan?

Kombinasikan menu bersantan (opor, gulai) dengan menu kuah bening (sup iga, soto), menu kering (sate, krengsengan), dan dessert segar (es buah). Variasi rasa akan menjaga selera tamu sampai akhir acara.

Iklan
Bagikan:
MIH

SEO & GEO Specialist, 7+ tahun di industri digital, latar jurnalisme

Terbit 25 Mei 2026 ยท Sesuai pedoman editorial

Artikel Terkait