
7 Tips Bermain Honor of Kings untuk Pemula agar Cepat Naik Rank
Baru main Honor of Kings dan sering kalah? Simak 7 tips bermain Honor of Kings untuk pemula agar cepat naik rank dan jadi pro player.
Game di HP Android sering lag dan patah-patah? Simak 7 tips meningkatkan FPS dan performa game agar bermain lebih lancar dan nyaman.
Mobile gaming sudah menjadi bagian dari keseharian jutaan orang Indonesia. Dari game MOBA seperti Honor of Kings dan Mobile Legends, game battle royale seperti Free Fire dan PUBG Mobile, hingga game kasual yang dimainkan di waktu senggang, HP Android menjadi platform gaming utama bagi sebagian besar pemain di Tanah Air.

Namun tidak semua HP Android memberikan performa gaming yang optimal. Lag, frame drop, dan stuttering adalah masalah yang sangat umum dialami, terutama pada HP kelas menengah ke bawah atau HP yang sudah digunakan selama beberapa tahun. Bahkan HP flagship pun bisa mengalami penurunan performa jika tidak dikelola dengan baik.
Kabar baiknya, ada banyak cara untuk meningkatkan FPS (Frame Per Second) dan performa gaming di HP Android tanpa harus membeli perangkat baru. Bagi Sobat Berbagi yang ingin bermain game lebih lancar, berikut tujuh tips yang bisa langsung dipraktikkan.
RAM (Random Access Memory) adalah komponen yang bertanggung jawab menyimpan data aplikasi yang sedang berjalan. Semakin banyak aplikasi yang aktif di latar belakang, semakin sedikit RAM yang tersedia untuk game. Ketika RAM sudah hampir penuh, sistem akan melakukan manajemen memori secara paksa yang bisa menyebabkan lag dan frame drop saat bermain game.
Sebelum membuka game, biasakan untuk menutup semua aplikasi yang tidak diperlukan. Buka menu Recent Apps (biasanya dengan menekan tombol kotak atau swipe dari bawah layar) lalu tutup semua aplikasi satu per satu atau gunakan tombol "Close All" jika tersedia. Perhatikan terutama aplikasi yang mengonsumsi banyak RAM seperti browser dengan banyak tab terbuka, media sosial, dan aplikasi streaming.
Selain menutup aplikasi secara manual, periksa juga aplikasi yang berjalan di latar belakang secara otomatis. Masuk ke Settings lalu Apps, dan periksa aplikasi mana saja yang memiliki proses background yang aktif. Aplikasi seperti email, cuaca, dan widget tertentu sering kali berjalan di background tanpa disadari dan mengonsumsi RAM serta CPU secara konstan.
Untuk HP dengan RAM 4 GB atau kurang, manajemen RAM menjadi sangat krusial. Usahakan agar setidaknya 1,5 hingga 2 GB RAM tersedia sebelum membuka game berat. Sobat Berbagi bisa memantau penggunaan RAM melalui Settings, Developer Options, lalu Memory. Jika developer options belum aktif, cara mengaktifkannya akan dibahas di tips selanjutnya.
Sebagian besar HP Android keluaran 2023 ke atas sudah dilengkapi dengan fitur Game Booster atau Game Mode bawaan. Fitur ini dirancang khusus untuk mengoptimalkan performa sistem saat bermain game dengan cara mengalokasikan lebih banyak sumber daya ke game yang sedang berjalan.
Samsung memiliki Game Booster yang bisa diakses melalui Settings lalu Advanced Features. Xiaomi menyediakan Game Turbo di dalam aplikasi Security. Realme memiliki Game Space, OPPO dengan Game Assistant, dan Vivo dengan Ultra Game Mode. Meskipun namanya berbeda-beda, fungsi dasarnya serupa.
Fitur yang biasanya disediakan oleh game booster antara lain: memblokir notifikasi selama bermain agar tidak mengganggu, mengoptimalkan penggunaan CPU dan GPU, membatasi proses background agar lebih banyak sumber daya tersedia untuk game, menyediakan shortcut untuk screenshot atau recording, serta mengatur jaringan agar prioritas diberikan ke game.
Aktifkan game booster dan pastikan game yang sering dimainkan sudah terdaftar di dalamnya. Beberapa game booster juga memungkinkan pengaturan performa per game, sehingga Sobat Berbagi bisa memilih mode "Performance" untuk game berat dan mode "Balance" untuk game ringan agar baterai tidak terlalu boros.
Jika HP tidak memiliki game booster bawaan, ada beberapa aplikasi pihak ketiga yang bisa digunakan sebagai alternatif. Namun, pilihlah yang ringan dan tidak memakan banyak sumber daya sendiri, karena menggunakan game booster yang berat justru kontraproduktif.
Ini mungkin terdengar jelas, tetapi banyak pemain yang tidak menyadari betapa besar pengaruh pengaturan grafis terhadap FPS. Menurunkan kualitas grafis adalah cara paling efektif dan langsung untuk meningkatkan FPS di HP Android manapun.
Setiap game biasanya menyediakan beberapa opsi pengaturan grafis. Resolusi, kualitas tekstur, efek partikel, shadow, anti-aliasing, dan frame rate limit adalah pengaturan yang paling berdampak pada performa. Untuk mendapatkan FPS yang stabil, prioritaskan frame rate tinggi dibandingkan kualitas visual.
Langkah yang direkomendasikan adalah mengatur grafis ke "Smooth" atau "Low" terlebih dahulu, lalu set frame rate ke opsi tertinggi yang tersedia (biasanya 60 FPS atau bahkan 90 hingga 120 FPS untuk HP flagship). Setelah itu, jika performa masih stabil, naikkan kualitas grafis secara bertahap satu level pada satu waktu hingga menemukan keseimbangan antara visual dan performa.
Beberapa pengaturan spesifik yang bisa diturunkan tanpa terlalu memengaruhi pengalaman bermain antara lain shadow quality (bayangan), post-processing effects, dan ragdoll physics. Sementara itu, pengaturan yang sebaiknya tetap dijaga adalah draw distance dan model quality karena keduanya memengaruhi gameplay secara langsung, terutama di game shooter dan battle royale.
Untuk game MOBA seperti Honor of Kings atau Mobile Legends, bermain di pengaturan grafis rendah justru sering menjadi pilihan pemain pro karena memberikan FPS yang lebih stabil dan meminimalkan distraksi visual.
Selain pengaturan di dalam game, animasi dan efek visual sistem Android juga mengonsumsi sumber daya yang seharusnya bisa dialokasikan untuk game. Android secara default memiliki animasi transisi saat membuka dan menutup aplikasi, animasi saat scroll, serta berbagai efek visual lainnya yang memakan CPU dan GPU.
Untuk menonaktifkan atau mengurangi animasi sistem, Sobat Berbagi perlu mengaktifkan Developer Options terlebih dahulu. Caranya: masuk ke Settings, lalu About Phone, kemudian ketuk "Build Number" sebanyak tujuh kali berturut-turut hingga muncul notifikasi bahwa Developer Options sudah aktif.
Setelah Developer Options aktif, masuk ke menu tersebut (biasanya ada di dalam Settings, System, atau Additional Settings tergantung merek HP). Cari tiga pengaturan berikut: Window Animation Scale, Transition Animation Scale, dan Animator Duration Scale. Ubah ketiganya dari "1x" menjadi "0.5x" atau bahkan "Off" untuk performa maksimal.
Menonaktifkan animasi tidak hanya meningkatkan performa gaming, tetapi juga membuat HP terasa lebih responsif secara keseluruhan. Aplikasi akan terbuka dan tertutup lebih cepat, dan navigasi sistem terasa lebih ringan.
Selain animasi, pertimbangkan juga untuk menonaktifkan live wallpaper dan menggantinya dengan wallpaper statis. Live wallpaper mungkin terlihat menarik, tetapi mengonsumsi CPU dan RAM di latar belakang secara konstan. Widget di home screen yang sering di-update (seperti widget cuaca atau berita) juga sebaiknya dikurangi agar sumber daya tidak terbagi.
Thermal throttling adalah fenomena di mana prosesor HP secara otomatis menurunkan kecepatannya ketika suhu perangkat melebihi batas aman. Ini adalah mekanisme perlindungan yang penting untuk mencegah kerusakan hardware, tetapi dampaknya sangat terasa pada performa gaming berupa penurunan FPS yang drastis, biasanya terjadi setelah bermain selama 15 hingga 30 menit.
Ada beberapa cara untuk menjaga suhu HP tetap rendah saat bermain game. Pertama, lepaskan casing atau pelindung HP sebelum bermain. Casing, terutama yang berbahan silikon tebal, menghambat pembuangan panas dari body HP ke udara. Melepas casing bisa menurunkan suhu perangkat beberapa derajat yang cukup signifikan untuk menunda atau mencegah thermal throttling.
Kedua, hindari bermain game sambil mengisi daya. Proses charging menghasilkan panas tambahan yang, dikombinasikan dengan panas dari gaming, membuat HP cepat sekali panas. Jika harus mengisi daya sambil bermain, gunakan charger dengan watt rendah (misalnya 10 watt) daripada fast charger yang menghasilkan panas lebih banyak.
Ketiga, bermainlah di ruangan yang sejuk atau di dekat kipas angin. Suhu lingkungan berpengaruh langsung terhadap suhu perangkat. Bermain di ruangan ber-AC akan memberikan performa yang jauh lebih konsisten dibandingkan bermain di luar ruangan saat siang hari.
Keempat, pertimbangkan untuk menggunakan cooling pad atau cooling fan khusus HP gaming. Aksesoris ini semakin populer dan harganya cukup terjangkau. Cooling fan yang menempel di belakang HP bisa menurunkan suhu perangkat hingga 10 derajat Celsius, yang berarti perbedaan besar dalam hal stabilitas FPS selama sesi gaming yang panjang.
Banyak HP Android modern yang hadir dengan resolusi layar sangat tinggi seperti FHD+ (2400 x 1080) atau bahkan QHD+ (3200 x 1440). Resolusi tinggi memang memberikan tampilan yang tajam, tetapi juga memaksa GPU bekerja lebih keras untuk merender setiap frame, yang berdampak langsung pada FPS.
Beberapa merek HP menyediakan opsi untuk menurunkan resolusi layar melalui Settings, Display. Samsung misalnya, memungkinkan pengguna beralih dari WQHD+ ke FHD+ atau bahkan HD+. Menurunkan resolusi dari QHD+ ke FHD+ bisa meningkatkan FPS sekitar 20 hingga 30 persen tanpa penurunan kualitas visual yang terlalu terasa di layar HP berukuran 6 hingga 7 inci.
Jika HP tidak menyediakan opsi resolusi di settings biasa, fitur ini bisa diakses melalui Developer Options. Cari opsi "Smallest Width" atau "Display Size" dan atur ke nilai yang lebih rendah. Namun berhati-hatilah dengan pengaturan ini karena nilai yang terlalu rendah bisa membuat tampilan UI menjadi tidak proporsional.
Sebaliknya, refresh rate layar sebaiknya diatur ke nilai tertinggi yang didukung, terutama jika game yang dimainkan mendukung high frame rate. HP dengan layar 90Hz, 120Hz, atau bahkan 144Hz memberikan pengalaman bermain yang jauh lebih halus dibandingkan layar 60Hz standar. Pastikan refresh rate tinggi diaktifkan di Settings, Display, dan juga di pengaturan game.
Namun perlu diingat bahwa refresh rate tinggi juga mengonsumsi baterai lebih cepat. Jika durasi bermain menjadi prioritas dibandingkan kelancaran, Sobat Berbagi bisa menurunkan refresh rate ke 60Hz untuk menghemat baterai, terutama saat bermain game kasual yang tidak membutuhkan FPS tinggi.
Performa HP Android cenderung menurun seiring waktu jika tidak dirawat dengan baik. Cache yang menumpuk, file sisa dari aplikasi yang sudah di-uninstall, serta sistem yang tidak di-update bisa memperlambat perangkat secara keseluruhan, termasuk performa gaming.
Langkah maintenance pertama adalah membersihkan cache secara berkala. Masuk ke Settings, Storage, lalu pilih "Clear Cache" atau "Cached Data." Cache adalah data sementara yang disimpan oleh aplikasi untuk mempercepat loading, tetapi jika sudah terlalu banyak justru memakan storage dan memperlambat sistem. Membersihkan cache setiap satu hingga dua minggu sekali adalah kebiasaan yang baik.
Langkah kedua adalah menghapus aplikasi yang sudah tidak digunakan. Setiap aplikasi yang terinstall, meskipun tidak dibuka, tetap bisa menjalankan proses di latar belakang yang mengonsumsi RAM dan CPU. Audit daftar aplikasi secara berkala dan hapus yang tidak lagi dibutuhkan.
Langkah ketiga adalah selalu memperbarui sistem operasi dan game ke versi terbaru. Update biasanya membawa perbaikan bug, optimasi performa, dan patch keamanan. Game yang tidak di-update bisa mengalami masalah kompatibilitas yang menyebabkan lag dan crash.
Langkah keempat adalah melakukan restart HP secara berkala, idealnya sekali sehari atau minimal setiap beberapa hari. Restart membersihkan RAM dari proses yang menumpuk dan mengembalikan sistem ke kondisi segar. Banyak masalah performa ringan yang langsung teratasi hanya dengan restart.
Langkah kelima adalah memastikan storage internal tidak terlalu penuh. Android membutuhkan ruang kosong di storage internal untuk swap memory dan cache sistem. Jika storage sudah terisi lebih dari 80 persen kapasitasnya, performa sistem mulai menurun. Pindahkan foto, video, dan file besar ke memori eksternal, cloud storage, atau komputer untuk menjaga storage internal tetap lega.
Selain tujuh tips utama di atas, ada beberapa hal kecil yang bisa membantu meningkatkan pengalaman gaming secara keseluruhan. Pertama, gunakan koneksi WiFi yang stabil daripada data seluler untuk game online. Ping yang rendah dan koneksi yang konsisten lebih penting daripada kecepatan download mentah.
Kedua, aktifkan mode "Do Not Disturb" sebelum bermain. Selain mencegah gangguan notifikasi, mode ini juga menghentikan beberapa proses background yang terkait dengan sinkronisasi notifikasi.
Ketiga, jika bermain game kompetitif, pertimbangkan untuk menggunakan aksesoris tambahan seperti trigger controller atau gaming earphone. Trigger membantu kontrol yang lebih responsif di game shooter, sementara earphone gaming memberikan audio spatial yang membantu mendeteksi arah suara langkah dan tembakan musuh.
Dengan menerapkan tips-tips di atas, Sobat Berbagi bisa merasakan peningkatan performa gaming yang signifikan tanpa perlu mengeluarkan uang untuk membeli HP baru. Optimasi software dan kebiasaan maintenance yang baik sering kali sudah cukup untuk membuat pengalaman bermain game di HP Android menjadi jauh lebih lancar dan menyenangkan. Selamat bermain!

Baru main Honor of Kings dan sering kalah? Simak 7 tips bermain Honor of Kings untuk pemula agar cepat naik rank dan jadi pro player.

Ingin mahir bermain catur? Pelajari 7 tips bermain catur untuk pemula mulai dari kontrol center, opening dasar, taktik, hingga platform belajar terbaik.
Domino gaple bukan sekadar permainan keberuntungan. Pelajari strategi, teknik hitung kartu, dan psikologi bermain agar Sobat Berbagi lebih sering menang.